Kunci Kesuksesan

Setiap orang adalah guru, dan setiap saat ada waktu belajar. Itulah yang saya rasakan ketika beberapa hari lalu bertemu dengan seorang pengusaha di Gresik, Pak Alfan Wee. Dari perbincangan yang cukup singkat di sela jadwal meeting-nya yang cukup padat, ada pelajaran menarik yang saya petik. Bagaimana beliau memulai bisnisnya dari nol hingga kini sukses menjadi seorang direktur dari beberapa bisnis yang dipimpinnya. Bisnis yang dibangunnya diantaranya adalah Asuka Engineering Indonesia yang bergerak di bidang kontraktor. Asuka Agro yang bergerak di bidang peternakan kambing ettawa, Asuka Rental yang menyewakan mobil, perlengkapan kontraktor, dan sebagainya.

Setiap orang tentunya ingin meraih kesuksesan bukan? Oleh karena itu, penting bagi kita untuk belajar dari tokoh yang sudah sukses. Namun bukan sekadar menyontoh bagaimana hasilnya, tetapi yang terpenting adalah melihat bagaimana proses yang dilalui oleh tokoh sukses tersebut. Inilah yang dilakukan oleh Pak Alfan. Beliau belajar dari tokoh-tokoh pengusaha sukses, seperti Wareen Buffet, Bill Gates, Dahlan Iskan, Chairul Tanjung, Sandiaga Uno dan sebagainya. Dan ternyata di balik kisah sukses tokoh-tokoh tersebut ada sebuah pola yang sama. Apakah itu?

Ada rumus menarik yang beliau jelaskan. Yaitu, Pemberian dibagi harapan sama dengan hasil. Maksudnya adalah semakin kita memperbesar pemberian dan memperkecil harapan maka hasilnya akan semakin besar atau malah tak terhingga. Misalnya, jika kita memberi 1 dan mengharap 2 maka akan mendapat hasil setengah. Jika memberi 1 dan mengharapkan 1 maka hasilnya 1 juga. Namun, jika memberi 1 dan mengharap 0 maka hasilnya tak terhingga. Artinya semakin kita melakukan sesuatu pemberian tanpa pamrih dan tanpa mengharap apapun maka hasilnya akan maksimal.

Dalam menggeluti sebuah usaha, jika hanya berfokus pada kepentingan dan keuntungan diri sendiri maka kesuksesan akan sulit untuk diraih. Namun, jika kita menekuni sebuah usaha juga karena memikirkan kepentingan orang banyak, agar bisa menghidupi banyak orang, menggaji karyawan, membuka lapangan pekerjaan, menolong orang lain dan sebagainya maka keuntungan akan menyertai. Sehingga yang dipikirkan bukanlah keuntungan pribadi semata, tetapi bagaimana usaha atau bisnis yang dikembangkan bisa memberikan manfaat bagi banyak orang.

Saya rasa semangat ini tidak hanya terbatas untuk pengembangan dunia usaha saja, namun bisa diterapkan lebih luas. Dalam melakukan segala hal, sebaiknya dilakukan dengan totalitas yang tinggi. Memberikan yang terbaik, mengusahakan semaksimal mungkin tanpa memikirkan imbalan apa yang akan didapat. Karena sejatinya tugas kita sebagai manusia hanyalah berikhtiar, sedangkan hasil merupakan hak Allah SWT.

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

Allah Ta’ala berfirman: Jika hamba-Ku bertekad melakukan kejelekan, janganlah dicatat hingga ia melakukannya. Jika ia melakukan kejelekan tersebut, maka catatlah satu kejelekan yang semisal. Jika ia meninggalkan kejelekan tersebut karena-Ku, maka catatlah satu kebaikan untuknya. Jika ia bertekad melakukan satu kebaikan, maka catatlah untuknya satu kebaikan. Jika ia melakukan kebaikan tersebut, maka catatlah baginya sepuluh kebaikan yang semisal  hingga 700 kali lipat.” (HR. Bukhari no. 7062 dan Muslim no. 129).

Kunci sukses lain yang beliau terapkan adalah selalu membuat target setiap tahunnya, membuat visualisasi, dan membicarakan rencananya pada banyak orang. Pak Alfan yang juga seorang hypnoterapis dan praktisi NLP menggunakan kekuatan pikiran untuk merancang masa depan dan mewujudkan impiannya. Dan terbukti dengan melakukan hal tersebut, setiap target yang dibuatnya selalu tercapai dan terarah seperti apa yang di visualisasikannya. Inilah yang di sebut dengan Law of Attraction.

Jika kita berpikir bisa, maka kita akan bisa mewujudkannya. Dan sebaliknya, jika kita berpikir tidak bisa, maka yang yang terlihat hanyalah masalah, tantangan, hambatan dan sebagainya yang membuat akhirnya gagal mencapai sesuatu. Karenanya, sangat penting untuk memelihara pikiran kita untuk selalu optimis, berpikir positif, yakin, fokus pada tujuan dan berorientasi pada jalan keluar atau solusi.

Kesuksesan bukanlah milik segelintir orang, tapi hak semua orang. Siapa saja bisa sukses dan berhak untuk berhasil, asalkan mau meluruskan niat, membulatkan tekad, selalu mendekatkan diri kepadaNya dan melakukan pola-pola seperti yang dilakukan orang-orang sukses sebelumnya. Selanjutnya terserah anda… 🙂

Semoga bermanfaat,

@maya_myworld

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s